Sabtu, 30 Juli 2011

the song of the day 30, July 2011 "Adera-Lebih Indah"

saat ku tenggelam dalam sendu waktu pun enggan untuk berlalu
kuberjanji tuk menutup pintu hatiku entah untuk siapapun itu
semakin kulihat masa lalu semakin hatiku tak menentu
tetapi satu sinar terangi jiwaku saat kumelihat senyummu
dan kau hadir mengubah segalanya menjadi lebih indah
kau bawa cintaku setinggi angkasa membuatku merasa sempurna
dan membuatku utuh tuk menjalani hidup berdua denganmu selamalamanya
kaulah yang terbaik untukku


kini kuingin hentikan waktu bila kau berada di dekatku
bunga cinta bermekaran dalam jiwaku dan kupetik satu untukmu
dan kau hadir mengubah segalanya menjadi lebih indah
kau bawa cintaku setinggi angkasa membuatku merasa sempurna
dan membuatku utuh tuk menjalani hidup berdua denganmu selamalamanya
kaulah yang terbaik untukku


kupercayakan seluruh hatiku padamu kasihku, satu janjiku kaulah yang terakhir bagiku

dan kau hadir mengubah segalanya menjadi lebih indah
kau bawa cintaku setinggi angkasa membuatku merasa sempurna
dan membuatku utuh tuk menjalani hidup berdua denganmu selamalamanya
kaulah yang terbaik untukku

Jumat, 29 Juli 2011

the song of the day 30, July 2011 "Mandy Moore-Only Hope"

There's a song that's inside of my soul
It's the one that I've tried to write over and over again
I'm awake in the infinite cold
But You sing to me over and over and over again

So I lay my head back down
And I lift my hands
And pray to be only Yours
I pray to be only Yours
I know now you're my only hope

Sing to me the song of the stars
Of Your galaxy dancing and laughing
And laughing again
When it feels like my dreams are so far
Sing to me of the plans that You have for me over again

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray
To be only yours
I pray to be only yours
I know now you're my only hope

I give You my destiny
I'm giving You all of me
I want Your symphony
Singing in all that I am
At the top of my lungs I'm giving it back

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray
To be only yours
I pray to be only yours
I pray to be only yours
I know now you're my only hope

Untitled,Something New or Something Wrong part 2

     "Iya maaaa.”
     Sulit untuk Reno ngga ngebut sewaktu membawa motor. Sepertinya dia punya bakat menjadi pembalap motor. Tapi sayangnya dia ingin jadi seorang dokter. Rena saja bingung kenapa dia pengen jadi dokter, Reno tak pernah mengungkapkan alasannya.
     “Kriiiiiiiiiiing, kriiiiiiing, kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing.” bel sekolah berbunyi.
     “Gila lo ka ngebut banget. Untung gua ngga ada penyakit jantung.”
     “Tapi lo ada asma dek.”
     “Ngga usah diingetin bisa kali ka.”
     “Hhehehe, peace adikku tersayang.”
     “Udah ah gua mau masuk aja keburu pak botak masuk kelas.” Seru Rena berburu memasuki sekolah, sementara Reno masih terlihat begitu santai di parkiran sekolah. Tiba-tiba seorang cewe yang tidak asing lagi bagi Reno berdiri dihadapannya dan memegang tangannya.
     “No, aku pengen bicara sama kamu. Tolong dengerin aku.”
     “Maaf tapi ngga ada yang perlu untuk dibicarakan lagi.” Ucap Reno seraya melepaskan genggaman tangan cewe itu dan pergi, meninggalkan suasana dingin di antara mereka.
     “Woi Ren, hampir aja lo telat lagi!” Teriak Nindi, salah satu sahabat Rena yang sontak membuat seisi kelas melihat drinya dan memberinya tepuk tangan, seakan ketidakterlambatan Rena adalah suatu yang patut diberi penghargaan.
     “Haha, hebat kan gua kaga telat. Gua nafas dulu ya.” Sambil menarik bangkunya dan duduk mengusap dadanya.
     “ Pas banget bel lo dateng. Pasti berangkat bareng kakak lo yang ganteng itu ya? Beruntung lo punya kakak yang ganteng kayak gitu, apa lagi kalo kakak lo baru keluar dari kolam renang sekolah, OMG ganteng banget, auranya bikin melting. Udah gitu badannya, oh my God melting abis gua.” Ucap Manda panjang lebar.
     “Iya bener badannya itu loh. Sumpah, gua ngga bisa menolak kecharmingan kakak lo itu. You know, he’s so charming.” Tambah Nindi.
     Rena yang mendengar ocehan teman-temannya cuma bisa mengganguk. Dia memang mengakui kakaknya itu sungguh mempesona, tapi mungkin karena dia satu rumah dengan kakaknya sejak dia lahir, baginya tidak ada yang istimewa dari kakaknya itu,selain kenyataan bahwa Reno adalah kakak terbaik yang dia punya.
            “Ehem.” Suara batuk khas dengan nada yang berat itu mengubah kebisingan dalam kelas menjadi keheningan. Semua murid dalam kelas itu sontak duduk dengan rapih tanpa suara, terutama Rena yang sudah banyak makan asam dan garam karena  begitu sering dia dimarahi oleh pemilik suara itu. Pemilik suara itu memerhatikan dengan tajam seisi kelas dari balik kacamata bulat besar yang dikenakannya.

Jumat, 22 Juli 2011

what would you do to start your beautiful life today?

i will pray, and next i will sing, hehhe. setiap hari itu indah, kalo ngga indah namanya bukan hari. emang kadang kita bilang ada hari sial ada hari keberuntungan, but it's life friends. semua hari adalah indah, bagi gua. tergantung bagaimana lo memulai hari itu, ya kalo memulai hari dengan feel bete ya udah hari bakal jadi terasa sial. keep your spirit, take a smile when you get a problem. hari terasa cukup menyenangkan kalo diawalai dengan doa don't forget it. dan awali juga dengan senyuman. do anything which is make you feel better. kalo dintanya apa yang buat lo merasa baik saat lagi punya masalah, gua akan bilang denger lagu dan nyanyi. ya walaupun suara ngga dikategorikan bagus, tapi daripada frustasi mending gua lakuin.apa yang lo pengen lakukan untuk memulai hari baru lo tergantung pada diri lo. oiya hidup cuma sekali, kesusahan hari kemarin biar tetap kayak gitu, selesaikanlah dan persiapkan diri untuk kesusahan baru hari ini, karena Tuhan udah persiapin hari-hari lo hingga hal terkecil. so what would you do to start your beautiful life today?

Untitled,Something New or Something Wrong part 1

      “Kak… Kak Reno… Cepetan dong mandinya, gua udah telat nih!”
     “Ah bawel lo, gua juga telat adikku tersayaaaaang, gua telat bangun. Sabar dong!”
     “Huh, kebiasaan.”
     Pagi itu seperti biasa, Reno yang bangun telat buru-buru mengambil tempat di kamar mandi, mumpung kosong pikirnya. Padahal sedari tadi Rena adiknya sudah siap untuk mandi. Mama yang sudah biasa melihat tingkah mereka berdua hanya menggeleng kepala.
     “Kak Renooooo. Lama banget sih?”
“Sabar ya adikku, lagi bilas.”
“Ah elah.”
     Hari Senin, bagi Rena adalah hari yang paling tidak menyenangkan. Reno selalu saja menyelak antrian kamar mandi yang menurutnya hari senin adalah giliran dia mandi pertama. Itu baru dirumah, belum lagi cobaan lainnya yang akan dia hadapi di sekolah. Reno yang selalu pulang larut malam atau nyaris pagi membuat dia bangun kesiangan terus dihari Senin, entah acara atau kegiatan apa yang dia lakukan sepanjang malam.
     “Nih udah. Gantian lo mandi, jangan lama biar kita berangkat bareng aja.”
     “Yang lama tuh kak Renooooo.”
     “Hehe maaf.”
     Reno dan Rena, kakak beradik yang sejak kecil memang tidak akur soal kamar mandi, tetapi tentang hal yang lain mereka terkenal kompak. Reno sangat menyayangi Rena, begitu juga Rena. Dilahirkan dengan perbedaan satu tahun lebih dua bulan, membuat mereka lebih terlihat seperti teman baik.
     “Dek, udah rapih belom lo?
     “Iya iyaaaa. Udah rapih ko.”
     Reno yang sedari tadi sarapan sambil menunggu adiknya, terlihat sangat santai. Padahal lima menit lagi bel sekolah mereka akan berbunyi.
     “Gua udah siap nih. Ayo berangkat, ntar telat.”
     “OK deh adikku. Ngga sarapan dulu lo?”
     “Gua udah sarapan dari tadi sambil nungguin lo yang mandinya amat lama yaaa.”
     “Peace dek, jangan diungkit-ungkit lagi napa.”
     “Yaudah cepet, telat kita. Ma, Rena berangkat yaaaa.”
            Mama mereka keluar dari dapur. “Iya, hati-hati ya kalian. Reno jangan ngebut-ngebut bawa motornya!”
...